Mobil Toyota Hybrid & Biaya Perawatannya

Mobil Toyota Hybrid belum popular di Indonesia. Tapi produsen mobil Toyota yakin suatu saat nanti mobil ramah lingkungan tersebut akan merebut hati masyarakat pengendara mobil di tanah air. Terlebih lagi ada fakta yang diungkapan pihak Toyota bahwa perawatan mobil Toyota hybrid sama saja dengan mobil biasa, tapi keunggulannya lebih diakui karena bisa menghemat bahan bakar dan tingkat emisinya rendah.

Mobil Toyota

Seperti yang diungkapkan Kepala Instruktur Divisi Technical Service PT Toyota Astra Motor Sidik Pambuko yang menyatakan bahwa untuk perawatan, mobil Toyota terbaru ini sebenarnya tidak beda dengan mobil-mobil pada umumnya. Biaya yang dikeluarkan pun sebenarnya sama. Sebagai contoh mobil Toyota Corolla Altis 1.8L harus diservis di 10.000 km, 20.000 km dan 30.000 km, sedan mewah tersebut paling tidak membutuhkan dana sekitar 450 ribu rupiah untuk pembelian suku cadang fast moving. Dan mobil Toyota hybrid pun juga berada di angka itu. Bahkan mobil Toyota hybrid Prius, misalnya, ketika sudah digunakan sampai kilometer 40 ribu, biaya perawatan mobil peduli lingkungan itu lebih irit dibanding Corolla Altis 1.8L yang bisa menelan biaya mencapai 894 ribu rupiah. Sementara untuk Prius sekitar 812 ribu rupiah. Meski teknologi sebuah mobil Toyota hybrid terbilang sudah canggih, para teknisi Toyota di Indonesia menurut Sidik sudah memiliki kemampuan untuk menanganinya. Para teknisi yang sudah bersertifikat untuk menanganinya sudah disebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

PT Toyota Astra Motor (TAM) akan terus memperkuat edukasi mobil hybrid kepada masyarakat sebagai cara untuk menyingkirkan sejumlah mitos yang selama ini dinilai keliru. Muhammad Adam, General Repair Instructor Technical Training Section, Training Department TAM, mengungkapkan beberapa mitos yang masih mengungkung masyarakat soal hibrid di antaranya biaya perawatan yang mahal dan tingkat keamanan yang rendah ketika melewati genangan air.

Untuk mitos pertama tentunya sudah salah, karena sudah ada fakta pembuktiannya di atas. Untuk mitos kedua, Sigit Pambuko, Technical Training Section, Technical Service Division PT TAM, mengungkapkan mobil Toyota hybrid tetap aman dikendarai dalam genangan air pada tingkat ketinggian normal yakni di bawah lubang knalpot. Kalaupun terpaksa harus melewati genangan air yang melebihi ambang batas, keamanan tetap terjaga sehingga untuk pengemudi dan penumpang tak akan terkena setrum karena sistem pengaman mobil Toyota hybrid secara otomatis akan memutus arus.

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: